Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Pemicu Demonstrasi di Jakarta, 28 Agustus 2025

Gambar
Demonstrasi yang berlangsung di Jakarta pada 28 Agustus dipicu oleh sejumlah tuntutan dari massa buruh dan mahasiswa. Aksi yang awalnya berjalan damai ini kemudian berubah ricuh setelah adanya insiden dan dugaan penyusup. Tuntutan Utama Demonstran Demonstrasi ini dimotori oleh berbagai elemen, terutama dari Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh (KSP-PB) dan juga kelompok mahasiswa . Mereka membawa beberapa isu utama: Tuntutan Buruh : Poin utama yang disuarakan buruh adalah Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah (HOSTUM) . Mereka meminta kenaikan upah minimum tahun 2026 sebesar 8,5% hingga 10,5%. Selain itu, mereka menuntut penghentian Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal dengan mendesak pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PHK dan reformasi pajak perburuhan yang dinilai tidak adil. Tuntutan Mahasiswa : Kelompok mahasiswa berfokus pada isu di dalam pemerintahan, terutama menyoroti wacana kenaikan tunjangan anggota DPR yang dinilai berlebihan di tengah kondisi ekonomi yang sulit. M...

Pacu Jalur Riau: Tradisi Warisan Budaya yang Mendunia

Gambar
Pacu Jalur Riau: Tradisi Warisan Budaya yang Mendunia RIAU, Indonesia – Di tengah arus modernisasi, sebuah tradisi budaya kuno dari Riau tetap hidup dan bahkan menjadi fenomena viral yang menarik perhatian dunia. Pacu Jalur , sebuah perlombaan perahu tradisional dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), bukan sekadar kompetisi, melainkan perpaduan antara sportivitas, spiritualitas, dan kegembiraan yang tak ada duanya. Sejak zaman nenek moyang, Pacu Jalur telah menjadi simbol persatuan dan kebanggaan masyarakat Kuansing. Setiap perahu, yang disebut jalur , memiliki panjang hingga 40 meter dan diukir dari batang pohon utuh. Jalur ini dapat menampung hingga 60-an pendayung, yang disebut sebagai anak pacu , yang berbaris rapi dan mendayung dengan gerakan serentak. Ritme dayung yang harmonis, dibarengi dengan teriakan penyemangat dari penabuh gendang di tengah perahu, menciptakan sebuah pertunjukan yang memesona dan menggetarkan. Perlombaan yang Lebih dari Sekadar Menang Inti dari Pacu J...

Pemicu Demo Justice For Zara Qairina

Gambar
Pemicu Demo Justice For Zara Qairina Demonstrasi "Justice for Zara Qairina" dipicu oleh beberapa hal yang menimbulkan kemarahan dan kecurigaan publik, terutama di Malaysia. Pemicu utama demonstrasi ini adalah: Dugaan Bullying (Perundungan): Kematian Zara Qairina, seorang siswi berusia 13 tahun, diduga kuat akibat perundungan yang ia alami di asrama sekolahnya. Tuduhan ini beredar luas di media sosial dan memicu kemarahan publik. Penanganan Kasus yang Tidak Transparan: Awalnya, pihak berwenang menyebutkan bahwa Zara meninggal karena jatuh dari lantai tiga asrama. Namun, ibu Zara menemukan adanya memar di tubuh anaknya saat memandikannya, sehingga muncul kecurigaan adanya penyebab lain. Tidak Adanya Otopsi Awal: Kematian Zara awalnya tidak diikuti dengan proses otopsi, padahal ada luka-luka yang mencurigakan. Hal ini membuat keluarga dan publik mendesak agar makam Zara dibongkar dan dilakukan otopsi ulang untuk mengungkap penyebab kematian yang sebenarnya. Dugaan Keterlibatan ...